Mengelola kendala-kendala proyek

Picture1Dalam blogpost kali ini, saya akan menjelaskan mengenai mengelola kendala-kendala dalam proyek. Seperti kita ketahui mengelola proyek adalah sebuah proses yang rumit, salah satu yang diperhatikan adalah mengelola kendala.

Menurut Jennifer Greene dan Andrew Stellman, terdapat enam kendala dalam proyek:

  1. Waktu
    pada bagian ini, proyek harus selesai sesuai waktu yang direncanakan. Contoh kendala waktu ialah Project Manager(PM) menyadari bahwa biaya project akan habis lebih cepat, maka PM akan memajukan waktu pengerjaan, maka akan ada kendala waktu karena ada kemungkinan waktunya tidak cukup.
  2. Biaya
    pada bagian ini, proyek harus sesuai dengan biaya personil maupun non personil yang telah direncanakan. Contoh kendala biaya ialah PM tidak menambahkan biaya sewa server pada perencanaan pryek, maka ketika server dibutuhkan hal ini menyebabkan biaya proyek meningkat diluar rencana
  3. Ruang lingkup
    Pada bagian ini, proyek harus sesuai dengan ruang lingkup yang telah disepakati oleh stakeholder. Contoh kendala ruang lingkup ialah PM menyadari proyek akan terlambat dan over budget, maka PM berencana mengerjakan sesuai waktu pengerjaan walaupun ada fitur yang tidak selelai. Hal ini berarti mempengaruhi ruang lingkup pekerjaan
  1. Sumber daya
    Pada bagian ini, proyek harus memiliki baik orang/personil maupun peralatan pelengkap pengerjaan.contoh dari kendala sumber daya ialah perusahan tidak memiliki modal untuk pengerjaan proyek, maka perusahaan memaksa karyawan pada departemen lain untuk kerja paruh waktu untuk proyek ini. Hal ini akan mempengaruhi kinerja karyawan.
  1. Kualitas
    Pada bagian ini, proyek harus menghasilkan output dan berfungsi sesuai yang diharapkan oleh stakeholder. Contoh kendala Kualitas ialah tim proyek menyarankan PM untuk menambah tester untuk mencari kerusakan Server, akan tetapi PM menolak. Hal ini mempengaruhi kualitas, selain itu jika berbicara mengenai test dan bug/cacat pada pekerjaan, maka berkaitan dengan kualitas
  1. Risiko
    Pada bagian ini, proyek dapat berjalan lancar walaupun ada hambatan-hambatan. Contoh kendala risiko ialah pada proyek konstruksi, PM berasumsi bahwa cuaca akan baik, akan tetapi petir menghambat pengerjaan proyek.

Inilah kendala-kendala yang dapat mempengaruhi proyek, jika PM tidak mengelola keenam kendala ini, maka boleh jadi proyek yang dijalani akan telat, melebihi biaya, atau tidak disetujui konsumen.

Ketika terjadi perubahan pada proyek, maka PM harus mengetahui efek perubahan bagi keenam kendala tersebut.

Seringkali kita mendengar tiga kendala dalam proyek, yaitu: biaya, ruang lingkup, dan waktu. Akan tetapi, ketiga kendala tadi tidak akan cukup untuk mengetahui kendala proyek secara menyeluruh sehingga boleh jadi dapat mengakibatkan proyek tidak berhasil.

 

 

Referensi:

  1. Head First PMP, 3rd Edition
  2. http://cdn2.hubspot.net/hub/495171/hubfs/Leverage_constraints_-_Grow_YOur_Business.jpg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s